Friday, January 2, 2015

Tips Membuat Halaman ‘About Me’ untuk para Desainer


Menulis sebuah halaman “about” atau dalam bahasa Indonesia “mengenai saya/kami” merupakan bagian paling menantang dalam mengembangan sebuah website yang profesional, namun halaman tersebut merupakan bagian terpenting dari website anda. Pada halaman ini anda diberi wadah untuk menceritakan tentang diri sendiri dan membantu hubungan dengan klien agar menjadi lebih dekat. 

Halaman About harus menjelaskan mengenai :

1. Filosofi dan inspirasi desain anda. Apa yang menginspirasi anda? Apakah pelanggan, alam, keluarga atau konsep perkembangan inovatif pasar?

2. Teknik atau proses yang biasa digunakan dalam membuat karya. Apakah anda lebih suka menggambar diatas kertas lalu mengedit dengan photoshop? Atau anda lebih suka memulai proyek melalui penelitian-penelitian mendalam terhadap pelanggan? Paparkan hal ini di halaman about me.

3. Tipe klien yang anda sukai dalam bekerja sama. Anda bisa menjelaskan klien seperti apa yang paling disukai dalam bekerja sama dan jelaskan mengapa. Ini kesempatan yang bagus untuk menunjukkan karakter anda dengan cara yang profesional.

4. Pasar seperti apa yang anda suka? Jelaskan kepada calon klien mengenai apa yang menjadi favorit dan pengalaman anda. Calon klien pasti ingin tahu bahwa nantinya anda akan bersemangat jika bekerja sama dengan mereka.

Selain keempat topik diatas, ada topik-topik tambahan yang bisa diletakkan di halaman about me agar lebih indah.

1. Pesan Personal 
Jika seorang pengunjung melihat sekilas ke halaman About Me, apa yang anda inginkan dari mereka untuk melihat lebih jauh mengenai anda? uraikan deskripsi singkat yang berisi pesan pemasaran , namun dengan sentuhan pribadi. Berbagilah passion pribadi, apa yang anda buat dan apa yang bisa anda lakukan untuk klien.

2. Foto Profil
Untuk meningkatkan kesempatan menarik klien, anda harus menyertakan foto diri dalam halaman about. Dengan menyertakan foto, klien akan lebih percaya dan mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan.
Akun twitter dengan foto profil memiliki followers 10 kali lebih banyak dibanding mereka yang tidak memasang foto profil. Anda bisa meminta tolong teman untuk mengambil foto anda yang sedang membuat sketsa atau saat bekerja di depan komputer.

3. Testimoni Klien
Testimoni merupakan suatu cara yang bagus untuk mengurangi kekhawatiran klien. Publish testimoni dari klien-klien yang sudah bekerja sama dengan anda sebelumnya. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan klien kepada anda.

4. ‘Kontak Saya’

Anda bisa meletakkan tombol ‘kontak saya’ dalam halaman ini. Hal ini agar memudahkan klien untuk langsung terhubung dengan anda. atau pasanglah fitur berlangganan newsletter kepada klien-klien anda melalui email. 
Dengan adanya tombol ‘kontak saya’ ataupun newsletter ini akan memudahkan calon klien untuk berhubungan langsung.

5. Percaya Diri
Jangan ragu untuk 'menyombongkan' kemampuan anda. Jelaskan bagaimana anda menyelesaikan masalah, bagaimana bekerja sama dengan klien, dan membantu mereka serta jelaskan bahwa anda tahu apa yang mereka inginkan.

Hal – hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Bisnis Desain Tekstil


Terkadang sulit mengetahui bagaimana anda ingin membangun bisnis. Anda tahu bahwa anda ingin ada di pasar, menjual hasil karya dan memperoleh pendapatan, tapi ke arah manakah bisnis ingin dibawa? Mungkin anda bertanya pada diri sendiri, apakah sebaiknya dijual via agen, bekerja sebagai konsultan atau menunjukkan karya sendiri dalam sebuah pameran atau show?
Jika belum terlalu yakin kemana anda akan berjalan, tingkat kepercayaan diri, waktu yang diluangkan untuk bisnis, interaksi dengan pelanggan setiap harinya dan jumlah uang yang akan diinvestasikan, bisa mengarahkan Anda kearah yang tepat.

Percaya Diri
Kemampuan untuk menjual hasil karya dengan percaya diri merupakan modal penting untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan. Anda harus bisa memposisikan diri sebagai pembeli. Mereka membeli suatu karya satu sampai dua tahun lebih awal dari pasar, hal ini sangat beresiko. Mereka harus berspekulasi bahwa karya Anda akan laku terjual. Yakinkan pada mereka bahwa anda mampu membaca tren yang akan laris di masa mendatang. 

Itulah mengapa jika anda masih mencoba-coba membuat suatu karya dan tidak terlalu percaya diri dengan hasil karya sendiri, lebih baik bekerja di belakang layar terlebih dulu untuk sementara, dari sebuah perusahaan besar atau menjadi agen. Menjual karya sendiri melalui agen memberi anda waktu untuk fokus mengembangkan diri sebagai desainer namun tetap mendapat penghasilan dari penjualan karya anda.


Waktu
Seberapa banyak waktu yang bisa anda investasikan dalam bisnis sendiri? Menunjukkan karya sendiri membutuhkan banyak kerja keras, waktu dan juga energi. Anda harus mampu bekerja bersamaan, mendesain produk, merespon klien dari hari ke hari, menyiapkan untuk pameran, pemasaran, perencanaan keuangan dan lain-lain. Jika anda menghabiskan banyak waktu hanya untuk mendesain, bagaimana anda yakin bahwa hal-hal lain diatas bisa dikerjakan dengan baik?

Jika anda kekurangan waktu, pertimbangkanlah untuk menjual karya anda melalui agen atau bekerja dengan klien sebagai konsultan. Saat telah memiliki lebih banyak waktu untuk diinvestasikan di dalam bisnis, anda bisa menjual karya di sebuah pameran atau di website pribadi.

Interaksi

Anda harus mempertimbangkan sebanyak apa interaksi yang lebih diinginkan dengan klien dalam keseharian anda. Akan sangat bagus jika anda menikmati waktu untuk berinteraksi dengan klien, seperti bertemu langsung dengan klien dan membalas email. Apalagi jika anda senang berhubungan dengan banyak orang bahkan bisa berteman dekat dengan klien anda. Namun jika anda tidak ingin terlalu banyak interaksi dengan klien dan hanya ingin fokus kepada desain, anda bisa menjual hasil karya melalui agen. Sehingga anda bisa lebih fokus mengerjakan desain tanpa terbebani urusan klien atau penjualan.

Budget
Yang terakhir adalah seberapa banyak uang yang ingin anda investasikan dalam bisnis? jika sudah siap terjun ke pasar, ditambah memiliki dana yang besar, anda bisa menjual karya dalam pameran. Pameran merupakan cara tercepat untuk menambah klien, jaringan dan menempatkan anda di dalam industri. Jika anda bermimpi untuk mengikuti sebuah pameran tapi tidak memiliki dana untuk itu, rencanakan untuk mengikuti sebuah pameran untuk satu sampai dua tahun kedepan. Dengan kata lain, masih banyak opsi  yang bisa dipilih, misal dengan melalui agen, via online atau menjadi konsultan untuk klien.

Tapi yang lebih penting dari beberapa hal diatas adalah mengarahkan bisnis sesuai passion atau keinginan anda. Passion dapat membuat anda rela bekerja sampai larut malam dan menginspirasi untuk selalu maju. Passion juga bisa membantu menyelesaikan masalah mengenai budget, waktu bahkan mindset anda. 

Apakah Anda Siap Resign dari Pekerjaan untuk Memulai Bisnis?


Sangat menyenangkan bermimpi untuk keluar dari pekerjaan anda sekarang dan memulai bisnis anda sendiri. Pertanyaan terbesarnya adalah : kapankah waktu yang tepat untuk memulainya? Memang sangat mudah menginginkan keluar dari pekerjaan setelah rapat panjang penuh tekanan atau setelah mendesain motif yang sama untuk keseratuskalinya. Namun, hal tersebut bukanlah alasan yang bagus untuk memulai sebuah bisnis yang sukses. Kita semua memang ingin memiliki sebuah bisnis yang menyenangkan dan kreatif namun kita tidak bisa melupakan bahwa untuk memiliki sebuah bisnis yang sukses, bisnis tersebut harus bisa memberikan keuntungan. 
Kerja nyata dan pemikiran mengenai bagaimana nantinya bisnis ini berjalan sangat penting dalam menjalankan bisnis ini. Dan seperti dalam industri lain, bisnis fashion dan desain juga membutuhkan waktu untuk mengembangkan produk berkualitas, mencari pasar yang tepat dan konsisten dalam memasarkan produk tersebut.
Melihat dari luar memang sangat menarik melihat seseorang yang bangkit dan memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Yang tampak didepan kita adalah pada suatu hari ia keluar dari pintu itu dan berjalan menuju pintu yang baru, lalu seiring berjalannya waktu bisnisnya menjadi sukses. Namun sejatinya hal tersebut sangat jarang terjadi. Berani mengambil resiko dan tantangan memang merupakan hal yang bagus, bahkan merupakan hal yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausahawan, tetapi jangan melupakan bahwa untuk memulainya membutuhkan banyak rencana dan persiapan.

Apakah anda sudah siap memulai bisnis anda sendiri? Atau ini merupakan suatu hal menarik yang ingin kita kejar?

Simak beberapa tips berikut untuk membantu anda menyiapkan diri untuk memulai bisnis anda.

1. Save, save, save !

Sebelum memutuskan meninggalkan pekerjaan anda, menabunglah untuk menutupi biaya hidup anda paling tidak untuk Enam bulan kedepan. Karena saat anda memulai bisnis anda, anda tidak selalu tepat mendapat proyek yang bagus dan tidak selalu dibayar tepat waktu. Anda membutuhkan uang untuk menanggung biaya anda selama anda merintis bisnis. Semakin banyak anda menabung semakin baik.

2. Mulai dari sekarang

Saya sangat menganjurkan desainer untuk segera memulai bisnis paruh waktu, anda bisa mengerjakannya di malam hari setelah anda bekerja dan anda bisa melakukannya saat akhir pekan, sampai pada akhirnya bisnis anda mulai berjalan cukup lancar. Klien langganan dan penjualan yang lancar akan meningkatkan kepercayaan diri anda untuk segera memulai bisnis anda secara penuh tidak hanya paruh waktu.  Mungkin memang akan sulit pada awalnya, namun anda tidak akan stress memikirkan bagaimana mendapat uang untuk membayar tagihan karena anda masih mendapat gaji atas pekerjaan utama. Jangan lupa untuk memulai bisnis, anda harus mulai membuat website sendiri, memajang karya anda disana dan siapkan proyek-proyek dan produk baru. 

3. Lakukan penelitian kecil untuk mencari pasar yang tepat untuk anda.

Penelitian ini sangat penting dalam proses membangun bisnis. cari pasar yang sesuai dengan gaya hidup dan karakter anda, dan tentu saja hal yang memungkinkan untuk dijadikan bisnis. Jika anda menghabiskan waktu 15 jam untuk membuat sebuah karya yang akan dijual di sebuah toko mungkin itu merupakan bukan pilihan yang tepat. Semakin lama bekerja di industri desain, anda akan semakin memahami bahwa anda membutuhkan tempat sendiri. Masih banyak pasar dan opsi penjualan lain yang akan cocok dengan karya anda. Yang dibutuhkan hanya waktu untuk menemukan tempat anda dalam pasar.



Bagaimana memulai bisnis desain tekstil untuk pemula


Saat akan memulai bisnis desain tekstil banyak sekali daftar ‘must-have’ atau ‘must-know’ yang harus dipenuhi. Banyak desainer menyangka bahwa mereka harus mempunyai ratusan motif, kemampuan membaca pasar, skill menggunakan aneka program aplikasi, page facebook, akun twitter, website, lini produk dan lain-lain.

Semua skill, alat dan prestasi memang penting dan dapat membantu anda memperoleh banyak klien, namun jangan khawatir anda bisa memulai bisnis anda dengan cara yang lebih mudah, dengan memulai dari bisnis kecil namun perlahan tapi pasti sehingga anda bisa mengembangkan bisnis anda di bidang desain.

Seorang desainer baru biasanya mengembangkan teknik pengulangan (seamless), mencari warna palet yang pas dan bekerja dengan penelitian tren kecil-kecilan. Mereka tidak akan mengambil tanggung jawab ratusan motif atau melakukan presentasi penelitian tren besar-besaran. Jika anda orang baru dalam bisnis ini, anda bisa memulai dengan cara-cara diatas untuk mendapat klien anda. memang pekerjaan tersebut tidak terdengan ‘wah’, namun itu merupakan cara terbaik untuk mendapatkan uang ekstra dan memulai jaringan anda dengan pelan tapi pasti.


Dengan kata lain anda tidak perlu menjadi desainer papan atas yang langsung merilis bisnis dan pagelaran fashion show yang sukses. Anda hanya perlu meningkatkan skill anda dulu dan mempelajari hal-hal baru yang akan membantu mengembangkan karya anda kelak. 
Misalnya dengan memperkuat skill anda dalam teknik pengulangan, memang anda tidak bisa menguasai sebuah teknik dalam semalam. Anda harus terus mencoba dan belajar hingga akhirnya jika anda diberi kesempatan untuk memulai proyek yang lebih kompleks, anda akan dengan lebih mudah mengerjakannya karena anda sudah melalui setiap detil prosesnya.

Setelah melakukan hal diatas, anda sedikit demi sedikit akan mendapat kepercayaan, dan anda bisa memulai mengerjakan proyek-proyek yang lebih kompleks seperti mengembangkan motif buatan sendiri dan memulai penelitian tren dengan lebih besar lagi. Lalu selanjutnya anda bisa belajar mengenai bagaimana caranya berkomunikasi, berhubungan dengan klien dan memasarkan produk.

Jangan takut untuk mencoba dan terus asah kemampuan anda !

Bagaimana Memilih Metode Mencetak Desain diatas Kain yang Tepat



Kain di Indonesia sangatlah beragam, baik dari segi motif ataupun warna. Industri tekstil sendiri sudah mulai berkembang pesat, mulai banyak bahan-bahan yang digunakan tidak hanya terpaku pada bahan-bahan itu saja. Motifnya pun bermacam-macam tidak hanya batik, polkadot ataupun garis-garis.
Dewasa ini, mulai bermunculan desainer-desainer yang mencetak motif desainnya sendiri untuk pakaian ataupun produk yang akan mereka buat, sehingga nantinya pakaian ataupun produk yang mereka buat memiliki kesan spesial dan ekslusif.
Nah, bagaimanakah memilih metode mencetak desainnya diatas kain yang tepat? Terdapat dua metode yang bisa digunakan untuk mencetak desain diatas kain, yaitu dengan cara wet printing atau digital printing.


Sunday, December 14, 2014

Tips Memilih Kain Bahan Hijab



Tampil mempesona, cantik dan trendi sudah menjadi gaya berhijab perempuan muslim masa kini. Saat ini hijab adalah salah satu tren di dunia fashion khususnya di kalangan perempuan muslim. Banyak selebriti dan model memutuskan berhijab. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi perempuan yang punya niat memenuhi syariat dan sekaligus tampil gaya di depan umum. Bahkan tak jarang hijab membuat penampilan mereka lebih menawan. Selain penampilan, tentu urusan kenyamanan tidak boleh diabaikan. Agar tidak keliru memilih bahan hijab, maka itu perlu diketahui jenis – jenis kain yang biasanya digunakan.

Jersey
Bahan ini sejenis katun elastis yang biasa dijadikan bahan kaos. Jenis kain ini juga bisa menyerap keringat jadi tidak perlu khawatir jika harus digunakan di luar ruangan. Namun katun elastis ini lebih erat menempel di wajah, sehingga kurang tepat jika dipakai oleh si wajah bulat.

Chiffon
Kain ini bisa menggantung cantik dengan sedikit usaha. Dengan karakter kain ringan dan tipis, biasanya kain ini lebih mundah mengembang tertiup angin. Jadi si pengguna perlu memakai dalaman kerudung jika ingin mengamankan jilbab pada posisinya.

Silk Satin
Kesan satin sangat cocok untuk sentuhan mewah. Bahan ini bisa menangkap serta memantulkan cahaya dengan baik. Pilih polos atau bermotif tidak menjadi alasan tidak memilih kerudung satin. Pilihan warna awal bisa dimulai di warna-warna gelap kemudian beralih ke warna dan motif cerah saat semakin percaya diri.

Lycra / Spandex
Hijab berbahan spandex yang elastis bertekstur dingin dan lembut. Bahan spandex juga mudah dikreasikan menjadi gaya hijab yang diinginkan. Perawatan bahan ini harus diperhatikan dengan benar karena bahan ini mudah melar.

Pashmina
Kelenturan bahan ini membuatnya mudah diatur mengikuti gaya hijab modern, namun ketebalan kain ini membuatnya kurang pas jika digunakan di luar ruangan. Motif yang tersedia pada kain pashmina umumnya lebih berwarna sehingga perlu kejelian memadupadankan dengan pakaian yang dipakai.

Voile
Kain ini juga punya karakter ringan dan menyerap keringat dengan baik. Bahan ini tidak lengket di kulit jadi akan terasa nyaman dan tidak gerah dipakai. 

Sutra
Kain sutra memang terkenal karena kelembutannya dan terasa dingin jika disentuh. Bahan sutra memerlukan perawatan ekstra hati-hati agar bisa berumur panjang. Pemilihan bahan sutra sebaiknya yang berkualitas tinggi agar mudah dibentuk.

Nah, setelah mengetahui bahan kain apa saja yang cocok dijadikan bahan hijab, Anda juga bisa menentukan motif dan pola apa yang Anda sukai. Shrelo Print Tekstil menerima desain kain dari Anda dalam format JPEG, TIFF, PDF, EPS, AI CS4, PNG dengan resolusi mininal 150 dpi untuk ukuran print 1 meter. Tersedia dua lebar kain cetakan yaitu 90 cm dan 110 cm dengan minimum order 1 meter. Jika Anda ingin memilih motif yang disediakan bisa lewat www.shutterstock.com. 

Sudah siap tampil beda dan ekslusif dengan kain bahan hijab dari Shrelo ?
Pesan print kain hijab Anda sekarang dengan mengisi form order disini

Saturday, August 2, 2014

Top 8 Trend Fashion Autumn / Winter 2015-2016

Semakin banyak desainer fashion Internasional yang menggunakan digital textile printing dalam karya mereka. Hal ini disebabkan tidak ada batasan warna yang menghalangi kreatifitas mereka.
Berikut kami tampilkan arah tren motif-motif terbaru dalam fashion design untuk Autumn / Winter 2015-2016 dari berbagai sumber.

Motif-motif ini terbagi menjadi 8 kategori atau Mood Board yang dapat menjadi inspirasi Anda dalam mendesain. Untuk printing kainnya sendiri, bisa menggunakan jasa print tekstil online seperti Shrelo, caranya cukup mudah, yaitu dengan mengisi form order online disini, atau memesan katalog bahan mereka terlebih dahulu bila belum yakin kain jenis apa yang akan digunakan disini.